Manado, Sulawesi Utara – Kabar duka menyelimuti Sulawesi Utara. Putra terbaik daerah, Laksamana Pertama TNI Febri Yakob Paruntu Tangkudung, S.T., M.Str., M.Tr.Hanla, dikabarkan berpulang.
Komandan Satuan Patroli Bitung, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP., menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam. Duka ini dirasakan oleh seluruh Keluarga Besar TNI Angkatan Laut, khususnya di wilayah Sulawesi Utara. Rabu, 22 April 2026.
Almarhum merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Dukungan Intelijen Pertahanan di Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga kedaulatan serta memperkuat sistem pertahanan negara menjadi catatan penting sepanjang karier militernya. Almarhum dikenal sebagai sosok yang teguh, profesional, dan berintegritas tinggi.
Laksma TNI Febri Yakob Paruntu Tangkudung merupakan alumni Akademi Angkatan Laut Angkatan 45 tahun 1999. Jejak kariernya menunjukkan konsistensi dalam bidang intelijen dan strategi pertahanan matra laut.
Pada 1 Desember 2025, ia menerima kenaikan pangkat dari Kolonel menjadi Laksamana Pertama atau bintang satu. Kenaikan pangkat tersebut dilaporkan langsung kepada Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali di Auditorium Yos Sudarso, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur.
Dalam perannya di Kementerian Pertahanan, almarhum aktif terlibat dalam berbagai program strategis nasional. Salah satunya adalah penguatan infrastruktur pertahanan berbasis satelit untuk mendukung sistem komunikasi TNI di seluruh wilayah.
Pada Desember 2025, almarhum memimpin tim survei ke Sorong dan Manokwari, Papua. Kegiatan itu dilakukan guna mendukung rencana pemasangan satelit pertahanan demi memperkuat sistem keamanan di wilayah timur Indonesia.
Selain itu, Laksma TNI Febri juga berperan dalam upaya modernisasi pertahanan nasional melalui koordinasi lintas satuan operasi serta kunjungan kerja ke berbagai unit strategis. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, TNI Angkatan Laut, Kementerian Pertahanan, serta masyarakat Sulawesi Utara dan bangsa Indonesia. Selamat jalan Laksamana. Semoga segala pengabdian dan jasa almarhum menjadi amal ibadah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta penghiburan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Tutupnya,”” Komandan Marvill
