Babinsa Koramil 1602 Sindang Hadiri Musyawarah Para Petani Desa Wanantara Tentang Upah Hasil Panen (Catu) Jasa Pompanisasi

Babinsa Koramil 1602 Sindang Hadiri Musyawarah Para Petani Desa Wanantara Tentang Upah Hasil Panen (Catu) Jasa Pompanisasi

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari Rabu, 13 Mei 2026 bertempat di Aula Balai Desa Wanantara, Babinsa Koramil 1602 Sindang Koptu Reo A.S menghadiri kegiatan monitoring musyawarah para petani Desa Wanantara terkait upah hasil panen (catu) jasa pompanisasi di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan musyawarah tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya mencari solusi bersama terkait permasalahan pertanian dan pelayanan jasa pompanisasi yang dirasakan para petani di wilayah Desa Wanantara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:

Babinsa Desa Wanantara, Koptu Reo A.S

Juru Tulis Desa Wanantara, Bapak Dedi

Lurah Desa Wanantara, Sudaryo beserta 1 orang staf desa

Puluhan perwakilan para petani Desa Wanantara

Dalam musyawarah tersebut, para petani menyampaikan beberapa aspirasi dan harapan, di antaranya menginginkan adanya keringanan pembayaran upah hasil panen (catu) jasa pompanisasi dari yang sebelumnya 10/1 menjadi 12/1. Selain itu, para petani juga meminta untuk dipertemukan dengan pihak jasa pompanisasi Desa Wanantara yang baru guna membahas berbagai persoalan yang ada secara langsung.

Para petani juga menginginkan adanya kejelasan terkait penanganan air untuk lahan pertanian serta penanganan masalah pertanian lainnya seperti kegiatan gropyok tikus yang dinilai perlu dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi.

Menanggapi hal tersebut, pihak desa menyampaikan akan segera memanggil pihak jasa pompanisasi Desa Wanantara guna membahas terkait pembayaran upah hasil panen (catu). Selain itu, pihak desa juga akan memanggil Gapoktan serta para ketua kelompok tani (Kapoktan) Desa Wanantara untuk membahas langkah penanganan hama tikus melalui kegiatan gropyok tikus secara terpadu.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk “pendampingan dan kepedulian TNI AD terhadap para petani dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.”Pungkasnya.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *