Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Monitoring dan Pendampingan Pertanian di Desa Manguntara

Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Monitoring dan Pendampingan Pertanian di Desa Manguntara

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari minggu tanggal 31 mei 2026 Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta memberikan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pertanian di area persawahan milik Warma, Desa Manguntara, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau kondisi tanaman padi yang saat ini memasuki masa siap panen. Selain itu, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan para petani guna mengetahui perkembangan pertanian dan berbagai hal yang dihadapi di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pemantauan terhadap pemeliharaan tanaman padi dari serangan hama sambil menunggu masa panen tiba. Babinsa juga mendengarkan berbagai masukan dan keluhan dari para petani sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pertanian di wilayah binaannya.

Selain monitoring tanaman, Babinsa memberikan imbauan kepada para petani agar tidak memasang aliran listrik di area persawahan. Imbauan tersebut disampaikan mengingat sering terjadinya kecelakaan akibat tersengat listrik yang dapat membahayakan keselamatan masyarakat.

Babinsa juga menyampaikan informasi terkait harga gabah yang telah ditetapkan pemerintah. Saat ini harga gabah siap panen ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram. Para petani dipersilakan menjual hasil panennya kepada tengkulak apabila harga yang ditawarkan lebih tinggi. Namun apabila harga yang ditawarkan berada di bawah standar pemerintah, petani diimbau untuk menjual gabahnya kepada pemerintah melalui Bulog agar mendapatkan harga yang sesuai ketentuan.

Menurut hasil monitoring di lapangan, kondisi tanaman padi di wilayah tersebut cukup baik dan para petani tidak mengalami kendala berarti menjelang masa panen. Situasi pertanian secara umum berjalan lancar dan kondusif.

“Untuk saat ini kendala yang dihadapi para petani nihil, demikian juga hal-hal menonjol lainnya tidak ada,” pungkas Babinsa.

Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Indramayu.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *