SINTANG KALBAR, MEDIA TNI POLRI.COM
Sebuah Truk Ekspedisi bermuatan berat terperosok dijembatan jalan poros di Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, Jembatan utama yang menghubungkan akses warga ke berbagai wilayah tersebut roboh.
Kejadian ini terjadi pada Minggu (7/6), sekitar pukul 09.45 WIB. Jembatan kayu yang menjadi akses vital bagi masyarakat ini putus di tengah, sehingga tidak lagi bisa dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki.
Puluhan Tahun Tanpa Perbaikan
Menurut penuturan warga sekitar, jembatan ini sudah berusia puluhan tahun dan merupakan satu-satunya akses keluar-masuk kampung mereka. Meskipun kondisinya sudah sangat memprihatinkan, namun hingga saat ini belum pernah dilakukan perbaikan secara menyeluruh.
Warga setempat pun telah berulang kali menyampaikan keluhan kepada pemerintah daerah, namun belum ada respon yang serius. Akibatnya, jembatan yang menjadi tumpuan hidup masyarakat ini akhirnya roboh.
Kerugian dan Dampak bagi Masyarakat
Robohnya jembatan ini berdampak signifikan bagi kehidupan masyarakat sekitar. Warga kini terisolasi dan tidak dapat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti pergi ke sekolah, ke pasar, atau berobat.
Selain itu, robohnya jembatan juga menyebabkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Kendaraan tidak dapat melintas, sehingga pengiriman barang dan logistik terhambat. Warga juga kesulitan untuk menjual hasil panen mereka ke luar wilayah.
Warga Kecewa dan Marah
Warga setempat mengaku sangat kecewa dan marah atas kelalaian pemerintah daerah.
Mereka menilai bahwa pemerintah telah mengabaikan keselamatan dan kesejahteraan mereka.
Warga menuntut agar pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki jembatan yang roboh tersebut. Mereka juga berharap agar pemerintah lebih memperhatikan kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
Tanggapan Pemerintah Daerah
Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Dapil Serawai-Ambalau, Honoratus Guntur, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, kondisi jembatan memang sudah lama rusak dan memerlukan penanganan serius.
โBenar ambruk pagi ini, karena kondisinya memang sudah sangat parah,โ kata Guntur.
Ia menjelaskan, sebelumnya Jembatan Sungai Pembunuh 4 juga telah diusulkan untuk diperbaikan.
Editor : tim/Red
