Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Monitoring dan Dampingi Petani Olah Lahan di Desa Jambe

Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Monitoring dan Dampingi Petani Olah Lahan di Desa Jambe

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari selasa tanggal 23 juni 2026 Sebagai wujud dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Babinsa Koramil 1605/Sukagumiwang melaksanakan kegiatan monitoring dan pendampingan pertanian di area persawahan milik Kasnoto, Desa Jambe, Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turun langsung ke lahan pertanian untuk memantau perkembangan persiapan musim tanam sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani. Adapun aktivitas yang sedang berlangsung di area persawahan meliputi pengolahan lahan sebagai persiapan tanam padi serta penyemaian benih padi.

Selain melakukan pemantauan, Babinsa juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berinteraksi dan berdialog dengan para petani guna mengetahui kondisi pertanian serta mendengar secara langsung berbagai aspirasi maupun keluhan yang dihadapi di lapangan.

Dalam arahannya, Babinsa mengimbau para petani agar tidak memasang aliran listrik di area persawahan. Imbauan tersebut disampaikan mengingat masih sering terjadi kasus kecelakaan akibat sengatan listrik yang dapat membahayakan keselamatan petani maupun masyarakat sekitar.

Tak hanya itu, Babinsa juga memberikan informasi terkait kebijakan pemerintah mengenai harga gabah. Saat ini pemerintah telah menetapkan harga pembelian gabah atau padi siap panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Petani dipersilakan menjual hasil panennya kepada tengkulak apabila harga yang ditawarkan lebih tinggi dari harga pemerintah. Namun apabila harga yang ditawarkan berada di bawah standar yang telah ditetapkan, petani diimbau menjual hasil panennya kepada pemerintah melalui Bulog guna menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

Dari hasil monitoring di lapangan, kondisi pertanian di wilayah Desa Jambe terpantau cukup baik. Para petani tidak menghadapi kendala berarti dalam proses pengolahan lahan maupun persiapan tanam. Situasi pertanian secara umum berjalan lancar dan kondusif.

“Kendala yang dihadapi para petani saat ini nihil, demikian juga hal-hal menonjol lainnya tidak ada,” pungkas Babinsa.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *