Doa Menyentuh Mengiringi Pelantikan Dewan Hakim MTQ XII Kepri, Dr. Abdul Basir Memohon Keteguhan Hati bagi Para Penegak Keadilan Musabaqah

Doa Menyentuh Mengiringi Pelantikan Dewan Hakim MTQ XII Kepri, Dr. Abdul Basir Memohon Keteguhan Hati bagi Para Penegak Keadilan Musabaqah

Spread the love

 

Tanjungpinang, mediatnipolri.com – Sabtu, 4 Juli 2026

Suasana khidmat menyelimuti prosesi Pelantikan dan Orientasi Dewan Hakim MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau ketika doa dipanjatkan oleh Dr. Abdul Basir, M.Pd.. Lantunan doa yang penuh makna itu mengajak seluruh hadirin menundukkan hati, memohon pertolongan Allah SWT agar para Dewan Hakim diberikan kekuatan lahir dan batin dalam mengemban amanah yang mulia.

Dalam doanya, Dr. Abdul Basir memohon agar Allah SWT senantiasa memuliakan seluruh Dewan Hakim yang telah dipercaya menjadi penjaga kualitas dan marwah Musabaqah Tilawatil Qur’an. Amanah sebagai hakim, menurutnya, bukan sekadar tugas administratif, tetapi juga bentuk ibadah yang menuntut kejujuran, ketelitian, dan tanggung jawab di hadapan Allah SWT.

“Ya Allah, muliakanlah para Dewan Hakim yang Engkau pilih untuk mengemban amanah ini. Anugerahkan kepada mereka kejernihan mata hati dalam menilai setiap peserta. Jauhkanlah mereka dari kelalaian, kekhilafan, dan segala sesuatu yang dapat mengurangi keadilan dalam memberikan penilaian.”

Doa tersebut semakin menyentuh ketika Dr. Abdul Basir memohon agar Allah SWT meneguhkan hati para Dewan Hakim dengan petunjuk-Nya sehingga setiap keputusan yang diambil benar-benar dilandasi keikhlasan dan kebenaran.

“Ya Allah, teguhkanlah firman-Mu di dalam hati para hakim-Mu. Jadikan Al-Qur’an sebagai cahaya yang menerangi pikiran mereka, sebagai petunjuk dalam setiap keputusan, dan sebagai penuntun agar mereka senantiasa berlaku adil, jujur, serta amanah.”

Lantunan doa itu diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh Dewan Hakim, panitera, pimpinan majelis, pengawas, serta tamu undangan. Keheningan ruangan mencerminkan kesadaran bersama bahwa tugas seorang Dewan Hakim MTQ bukan hanya menilai kemampuan peserta, tetapi juga menjaga kehormatan Al-Qur’an melalui penilaian yang objektif dan berintegritas.

Dr. Abdul Basir juga memohon agar seluruh rangkaian MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau diberikan kelancaran, keberkahan, serta menghasilkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam perlombaan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Doa yang dipanjatkan pada pelantikan tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap nilai yang diberikan oleh Dewan Hakim terdapat amanah besar yang akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Allah SWT. Oleh karena itu, ketajaman ilmu harus berjalan seiring dengan kejernihan hati, sehingga setiap keputusan yang lahir benar-benar mencerminkan nilai keadilan dan kebenaran.

Dengan doa yang penuh harap tersebut, pelantikan dan orientasi Dewan Hakim MTQ XII Provinsi Kepulauan Riau menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjadi momentum spiritual yang menguatkan tekad seluruh Dewan Hakim untuk menjalankan tugas dengan profesionalisme, integritas, dan keikhlasan, demi menjaga marwah Musabaqah Tilawatil Qur’an sebagai syiar Islam yang membawa rahmat bagi seluruh masyarakat Kepulauan Riau.

(Nursalim Turatea).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *