Mediatnipolri.com
Humas Polres Banyuasin Polda Sumsel
Banyuasin – Setelah empat hari dilakukan pencarian secara intensif, tim gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, dalam keadaan meninggal dunia, Kamis (9/7/2026).
Korban diketahui bernama Ipan Nurzaman (25), warga Kampung Cijanten, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat membantu memperbaiki kemudi jukung di perairan Dusun I, Desa Teluk Betung, pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 01.53 WIB.
Selama proses pencarian, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Banyuasin, Basarnas Provinsi Sumatera Selatan, Ditpolairud Polda Sumsel, Polsek Pulau Rimau, Koramil Pangkalan Balai, Pemerintah Desa Teluk Betung, serta masyarakat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga ke area yang diduga menjadi habitat buaya.
Pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 17.24 WIB, tim menerima informasi dari warga mengenai adanya sesosok jenazah yang mengapung di sekitar Pintu Air 2 PT Stal Hindoli, sekitar 450 meter dari lokasi awal korban diduga diterkam.
Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres Banyuasin IPTU Abu Bakar, S.H., membenarkan bahwa korban telah ditemukan oleh tim gabungan dan langsung dievakuasi.
“Setelah menerima informasi dari masyarakat, tim gabungan segera menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi jenazah korban. Selanjutnya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Moh. Hasan Palembang untuk proses identifikasi dan autopsi sesuai prosedur,” ujar IPTU Abu Bakar.
Ia menambahkan, atas permintaan pihak keluarga, setelah proses identifikasi selesai jenazah akan dipulangkan ke rumah duka di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Pada pukul 20.00 WIB, ambulans yang membawa jenazah diberangkatkan dari Mapolsek Pulau Rimau menuju rumah duka.
Kasi Humas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sungai maupun anak sungai di wilayah Banyuasin, agar selalu meningkatkan kewaspadaan mengingat adanya potensi kemunculan satwa liar, terutama buaya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, tidak beraktivitas sendirian pada waktu rawan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila melihat keberadaan buaya atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tutup IPTU Abu Bakar.
