Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari rabu tanggal 15 juli 2026 Dalam upaya memastikan distribusi air irigasi berjalan optimal selama Musim Tanam (MT) II Gadu Tahun 2026, Kepengamatan Pengairan Kecamatan Krangkeng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Gilir Air.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kepengamatan Pengairan Kecamatan Krangkeng, Blok Pasar, Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, dihadiri oleh Pengamat Pengairan, Juru Air, para Raksabumi, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, serta unsur terkait.
Rakor difokuskan pada penyusunan sekaligus sosialisasi jadwal giring air sebagai pedoman pembagian air irigasi kepada seluruh wilayah di Kecamatan Krangkeng. Melalui pengaturan jadwal yang terstruktur, diharapkan seluruh Raksabumi memahami mekanisme giliran air sehingga distribusi air berlangsung adil, tertib, dan mampu mencegah potensi konflik di lapangan.
Pengamat Pengairan Kecamatan Krangkeng, Fery Anggara, menegaskan bahwa jadwal giring air menjadi langkah penting dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.
“Dengan adanya jadwal yang jelas, kami berharap para Raksabumi bisa tertib mengikuti giliran. Ini penting untuk mengantisipasi kekurangan air dan menjaga agar sawah petani tetap terairi dengan merata,” ujarnya.
Senada dengan itu, Pengamat Pengairan Asep bersama Ramdan selaku Juru Air SS Siwarak menjelaskan bahwa jadwal giring air yang telah disepakati akan segera disampaikan kepada kelompok tani di setiap desa agar pelaksanaannya dapat dipahami dan dipatuhi oleh seluruh petani.
Sementara itu, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng Serka Sudono menyatakan komitmen TNI AD dalam mendukung kelancaran musim tanam melalui pendampingan kepada para petani.
“Kami siap bersinergi mengawal dan membantu mensosialisasikan jadwal ini kepada para petani, sehingga pelaksanaan pembagian air di lapangan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai kesepakatan,”Pungkasnya.
Dengan tersusunnya jadwal giring air MT II Gadu 2026, diharapkan pengelolaan irigasi di wilayah Kecamatan Krangkeng semakin efektif, kebutuhan air pertanian dapat terpenuhi secara merata, serta mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan keberhasilan musim tanam tahun 2026,dan Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.
(Red*****)
