Media TNI polri. Com- Kapuas hulu Kalbar,- Miris mendengar suara lirih dan pilu warga, para petani dan peladang di desa Kerangas kecamatan suhaid kabupaten Kapuas hulu Kalimantan Barat.
Warga yang sehari hari mengais rezeki dari hasil berladang yang sangat mendambakan di perhatikan nya oleh pemerintah terkait akses jalan satu satunya di lalui warga jika akan menjual hasil ladang dan pertanian nya ke kecamatan.
Bagaimana tidak, akses jalan satu satunya tersebut sampai hari ini belum mendapat perhatian dari pemerintah, salah seorang petani berpapasan di jalan dengan media ini berucap lirih dengan bahasa kampung nya.
” Tuk am bg,,,,!! Nuan mau mantau jalan kami udah baka kelundang kerbau, kati ammmmmm….. Cara kamik mau bejual segala engkayuk rempai ke pasar kalau dah Ari ujan, naaaa tau di kelalu oto bg,,,!!!!”
Ucap lirih salah seorang petani tersebut kepada media ini, sambil menunjukkan kondisi jalan yang berlumpur tersebut kepada wartawan media di TKP.
81 tahun merdeka serasa belum menikmati kemerdekaan, keinginan setara dengan wilayah desa lainya dengan kewajaran kondisi pembangunan jalan Layak sangat di dambakan perhatian khusus dari pemimpin daerah Kapuas hulu terang warga pada media ini.
Bahkan yang sangat menyayat hati saat ketika akan membawa warga desa yang sakit ke kecamatan atau kabupaten harus melalui akses jalan tersebut miris terkadang mendengar dan memandang nya bahkan terkadang jika di musim hujan harus Berjam jam terjebak di kubangan lumpur yang menggenang.
Warga sangat berharap kepada tokoh yang di banggakan di Kapuas hulu no satu sebagai bupati yang santun dan bersahaja senantiasa merangkul masyarakat nya khusus kabupaten Kapuas hulu dalam waktu dekat bisa merealisasikan keinginan para petani desa Kerangas tersebut.
( Red )
