KUNINGAN MENYAPA NUSANTARA–  BUPATI KUNINGAN AJAK PELAJAR LAWAN BULLYING

KUNINGAN MENYAPA NUSANTARA– BUPATI KUNINGAN AJAK PELAJAR LAWAN BULLYING

Spread the love

SULTAN SEPUH PANGERAN KUDA PUTIH GAGAS GERAKAN NASIONAL STOP BULLYING LEWAT FILM “AKU BUKAN MUSUHMU, TAPI AKU SAHABATMU”

KUNINGAN — Ajakan Bupati Kuningan kepada para pelajar untuk berani melawan bullying dan tidak diam ketika melihat maupun mengalami perundungan mendapat perhatian dari Sultan Sepuh Cirebon Pangeran Heru Rusyamsi Arianatareja, S.Psi., S.H., M.H., atau dikenal sebagai Pangeran Kuda Putih.

Sultan Sepuh Cirebon yang juga merupakan Dipertuan Agung Lembaga Dewan Adat Nasional Republik Indonesia (DANRI) merupakan penggagas Gerakan Nasional STOP BULLYING / STOP PERUNDUNGAN, sekaligus produser film nasional bertema anti-bullying berjudul “Aku Bukan Musuhmu, Tapi Aku Sahabatmu.”

Melalui film ini, Sultan Sepuh Cirebon ingin menjadikan perfilman sebagai media edukasi untuk mengajak anak-anak Indonesia berani melawan perundungan, saling menghargai, membangun persahabatan, dan tidak takut untuk melaporkan tindakan bullying.

Film ini akan diproduksi di Kabupaten Kuningan dengan melibatkan dan memberikan kesempatan kepada talenta-talenta lokal Kuningan untuk tampil dalam produksi film nasional. Film ini disutradarai Rd. Beben Firmansyah Arianatareja, dengan Executive Producer Rd. Sandy Tumiwa, S.H., artis ibu kota dan insan perfilman nasional.

Bupati Kuningan sangat mengapresiasi gagasan Sultan Sepuh Pangeran Kuda Putih untuk membuat film nasional STOP BULLYING di Kuningan. Beliau berharap film ini menjadi karya terbaik putra daerah Kuningan, sekaligus membawa nama dan potensi Kuningan ke tingkat nasional.

Bagi Sultan Sepuh Cirebon, keputusan memproduksi film di Kuningan memiliki makna khusus.

«“Saya adalah putra daerah Kuningan. Saya mempunyai kewajiban untuk ikut mengangkat daerah asal saya. Saya ingin Kuningan tidak hanya dikenal karena sejarah dan budayanya, tetapi juga karena memiliki generasi muda dan talenta-talenta hebat yang mampu berkarya di tingkat nasional.”»

Film ini bukan sekadar tontonan. Ini adalah bentuk kepedulian, pesan kemanusiaan, dan gerakan bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia.

Mari kita hentikan perundungan.
Jangan diam ketika melihat bullying.
Berani bicara. Berani melapor. Berani melindungi.

STOP BULLYING

STOP PERUNDUNGAN

“AKU BUKAN MUSUHMU, TAPI AKU SAHABATMU.”

DARI KUNINGAN UNTUK INDONESIA

SELAMATKAN ANAK-ANAK INDONESIA

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *