REJANG LEBONG, BENGKULU, 17 Agustus 2026 – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMKN 1 Rejang Lebong menggelar upacara bendera dan berbagai kegiatan bernuansa kebangsaan di lingkungan sekolah.
Dalam momentum ini, Kepala SMKN 1 Rejang Lebong, Dr. Asep Suparman, S.Pi., M.Pd. menyampaikan ucapan sekaligus harapan besar bagi dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong dan Indonesia secara umum.
Pendidikan Pilar Utama Kemajuan Bangsa
Dr. Asep Suparman menegaskan bahwa kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus diisi dengan prestasi, kerja keras, dan pengabdian nyata, khususnya di bidang pendidikan.
“Atas nama keluarga besar SMKN 1 Rejang Lebong, kami mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Semoga dunia pendidikan semakin maju dan mampu melahirkan generasi emas yang berkarakter, berkompeten, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Menurutnya, usia 80 tahun Indonesia adalah usia yang matang. Kini tantangan bangsa bukan lagi penjajahan fisik, melainkan penjajahan melalui ketertinggalan SDM, teknologi, dan karakter.
“Untuk itu sekolah vokasi seperti SMKN 1 RL punya tanggung jawab besar. Kami harus mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap berwirausaha dan mengisi pembangunan di daerah,” tegasnya.
SMKN 1 RL Fokus pada 3 Pilar: Skill, Karakter, dan Nasionalisme
Lebih lanjut Dr. Asep menjelaskan, di bawah kepemimpinannya SMKN 1 Rejang Lebong terus memperkuat 3 pilar utama:
1. Peningkatan Skill dan Kompetensi
Melalui Teaching Factory, magang industri, dan uji kompetensi keahlian. Tujuannya agar lulusan SMK langsung terserap di dunia kerja dan industri.
2. Penguatan Karakter dan Akhlak
Rutin menggelar kegiatan keagamaan, upacara, ekstrakurikuler bela negara, serta pembinaan disiplin agar siswa memiliki integritas dan tanggung jawab.
3. Penanaman Semangat Nasionalisme*
Setiap kegiatan sekolah selalu dikaitkan dengan nilai-nilai Pancasila dan cinta tanah air. Mulai dari upacara 17-an, peringatan hari besar nasional, hingga karya siswa yang mengangkat potensi lokal Rejang Lebong.
“Generasi Emas 2045 itu bukan sekadar jargon. Dia harus dimulai dari bangku SMK hari ini. Anak-anak kita harus tangguh, kreatif, dan tidak melupakan jati diri bangsa,” ungkapnya.
Ajak Seluruh Warga Sekolah Jadi Agen Perubahan
Dalam amanat upacara, Dr. Asep juga mengajak seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa untuk menjadi agen perubahan.
“Merdeka berarti bebas dari kemalasan, bebas dari pergaulan negatif, bebas dari mental pengeluh. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan prestasi. Banggalah jadi anak SMK, karena dari SMK-lah Indonesia dibangun,” pesannya disambut tepuk tangan siswa.
Dukungan Masyarakat dan Harapan ke Depan
Peringatan HUT RI ke-80 di SMKN 1 RL berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan meliputi upacara, lomba 17 Agustus, pameran karya siswa, hingga doa bersama untuk bangsa.
Dr. Asep berharap dukungan dari orang tua, dunia industri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus dikuatkan.
“Sinergi adalah kunci. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin SMKN 1 RL bisa menjadi SMK Pusat Keunggulan yang melahirkan lulusan kebanggaan Rejang Lebong,” tutupnya.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-80. Terus Melaju untuk Indonesia Maju. Merdeka!
