Baru Hitungan Hari Menjabat, Kinerja Kapolres Muba Tuai Apresiasi, Ungkap Kasus Sabu 1,5 Kg Hingga Tindak Puluhan Angkutan Minyak Ilegal

Baru Hitungan Hari Menjabat, Kinerja Kapolres Muba Tuai Apresiasi, Ungkap Kasus Sabu 1,5 Kg Hingga Tindak Puluhan Angkutan Minyak Ilegal

Spread the love

Mediatnipolri.com

MUSI BANYUASIN- Kinerja Kapolres Musi Banyuasin (Muba) AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., mendapat apresiasi dari gabungan LSM, ormas, aktivis dan masyarakat Kabupaten Muba. Kapolres yang baru beberapa hari menjabat tersebut dinilai terbuka, transparan serta cepat merespons berbagai laporan dan persoalan yang disampaikan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan sejumlah elemen masyarakat, di antaranya LSM POSE RI, Barikade 98 Muba, Tim Sembilan Naga Hitam, Akpersi Muba dan AWDI Muba.

Mereka menilai langkah cepat Polres Muba di bawah kepemimpinan AKBP Adik Listiyono menunjukkan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta menindak setiap dugaan pelanggaran hukum tanpa pandang bulu.

Meski baru hitungan hari menjabat, AKBP Adik Listiyono langsung melakukan sejumlah langkah penegakan hukum. Di antaranya penetapan dan penahanan tiga tersangka dalam kasus kebakaran lahan dengan luas total sekitar 7 hektare.

Polres Muba juga mengungkap kasus narkoba dengan barang bukti cukup besar. Pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, polisi menangkap seorang kurir sabu dengan barang bukti sekitar 1,5 kilogram.

Teranyar, pada Sabtu (29/8/2026) dini hari, Polres Muba bersama Polsek Sekayu Kota mengamankan sekitar 20 unit angkutan minyak ilegal yang diduga membawa BBM jenis solar cong di Jalan Lintas Sekayu-Betung.

Selain penegakan hukum, AKBP Adik Listiyono juga langsung membangun komunikasi dan sinergitas dengan insan pers, LSM serta organisasi masyarakat melalui kegiatan coffee morning.

Ketua Barikade 98 Muba, Boni, mengatakan pihaknya mengapresiasi langkah cepat Kapolres Muba dalam merespons berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

“Kami mengapresiasi kinerja Kapolres Muba yang baru. Meski baru beberapa hari menjabat, beliau sudah menunjukkan respons yang cepat terhadap laporan masyarakat dan langsung mengambil langkah nyata di lapangan,” ujar Boni.

Menurutnya, keberanian kepolisian dalam menindak berbagai bentuk pelanggaran hukum sangat dibutuhkan masyarakat. la juga memberikan apresiasi atas penangkapan puluhan angkutan minyak ilegal yang selama ini bebas keluar masuk Muba.

“Kami juga mengapresiasi penangkapan puluhan angkutan minyak ilegal. Ini merupakan langkah yang sangat baik karena aktivitas tersebut berpotensi merugikan negara. Kami berharap penindakan seperti ini terus dilakukan secara konsisten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum LSM POSE RI, Desri Nago, S.H., menuturkan hal senada. la menilai keterbukaan dan respons cepat aparat kepolisian menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kami melihat ada semangat baru di Polres Muba. Kapolres menunjukkan keterbukaan dan cepat merespons informasi maupun laporan dari masyarakat. Ini tentu menjadi harapan bagi kami agar penegakan hukum di Muba semakin baik,” tutur Desri.

la berharap komunikasi antara kepolisian dengan LSM, ormas, aktivis, masyarakat dan insan pers terus diperkuat.

“Kami berharap sinergitas ini terus dijaga. LSM, ormas dan masyarakat tentu siap membantu memberikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran hukum. Yang terpenting setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara profesional dan transparan,” tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC Akpersi Muba, Warto, juga memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan Kapolres Muba. Menurutnya, keterbukaan kepolisian dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan langkah positif.

“Kami mengapresiasi langkah Kapolres Muba yang cepat membangun komunikasi dengan insan pers, LSM dan organisasi masyarakat. Ini penting agar informasi yang berkembang di masyarakat dapat disampaikan dan ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Warto.

la berharap sinergitas tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Kabupaten Muba.

Selain melakukan penegakan hukum, AKBP Adik Listiyono juga langsung membangun komunikasi dengan insan pers, LSM dan ormas melalui kegiatan coffee morning. Forum tersebut menjadi ruang untuk bertukar informasi dan memperkuat sinergitas antara kepolisian dengan berbagai elemen masyarakat.

Dalam kesempatan bertemu gabungan LSM, ormas, aktivis dan masyarakat, Kapolres Muba AKBP Adik Listiyono menegaskan komitmennya untuk tidak pandang bulu dalam penegakan hukum.

“Saya akan tegak lurus. Bagi siapa saja yang melakukan pelanggaran hukum, pelanggaran undang-undang, maka kita akan proses. Jangan berharap walaupun berteman dengan saya akan mendapat keringanan jika melanggar hukum. Kalau melanggar hukum, maka akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” tegas Adik Listiyono.

la juga mengajak wartawan, LSM dan ormas untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran hukum di wilayah Kabupaten Muba.

“Untuk rekan-rekan wartawan, ormas, LSM, bila ada temuan pelanggaran hukum maka langsung laporkan ke Polres Muba atau ke Polsek terdekat,” ujarnya.

Gabungan LSM, ormas, aktivis dan masyarakat Muba berharap komitmen tersebut dapat terus dipertahankan. Mereka menilai keterbukaan, respons cepat serta penegakan hukum tanpa pandang bulu menjadi modal penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *