

Cirebon, mediatnipolri.com
Cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia juga memengaruhi aktivitas perekonomian masyarakat, termasuk di Cirebon. Hujan deras yang mengguyur sepanjang pekan ini mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, baik di Kota Cirebon maupun Kabupaten Cirebon.
Selain banjir, permasalahan infrastruktur jalan juga menjadi sorotan. Banyak ruas jalan provinsi dan kabupaten di wilayah Cirebon yang rusak dan belum mendapat perbaikan, sehingga membahayakan para pengguna jalan. Kondisi ini memicu keluhan warga, terutama di wilayah Cirebon Timur, seperti Babakan dan Sindanglaut, yang kerap melaporkan kerusakan jalan parah di daerahnya.

“Sudah hampir 8-10 tahun jalan ini tidak diperbaiki. Dulu bahkan pernah ada ibu-ibu yang jatuh dan tertabrak motor akibat jalan yang berlubang,” ungkap salah seorang warga Desa Karangsuwung yang enggan disebutkan namanya. Rumahnya berada tepat di jalan provinsi di depan Perumahan Pabrik Gula Karangsembung, sehingga ia sering menyaksikan kecelakaan yang terjadi akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Meskipun sejumlah warga telah memanfaatkan media sosial untuk memviralkan kerusakan jalan di Cirebon Timur, hingga kini belum ada langkah nyata dari pihak terkait untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.
Warga Cirebon berharap agar pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat segera merealisasikan perbaikan jalan dan memberikan solusi atas banjir yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Langkah cepat dan tepat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
(Red)
