Mediatnipolri.com
Rejang Lebong ( Bengkulu ) Kepala sekolah adalah sosok sentral dalam lingkungan sekolah,diharapkan memiliki sikap terbuka,etika baik, dan jiwa sosial yang tinggi dalam menjalankan peran sebagai pemimpin, serta berinteraksi dengan berbagai pihak eksternal, termasuk media sebagai bagian dari sosial kontrol.
Namun Kepala Sekolah SMK 3 Idhata Curup Kabupaten Rejang Lebong ,provinsi Bengkulu dituding menghindar dari wartawan yang hendak berkunjung di sekolahnya, pada Selasa (06/01/2026).
Ketika wartawan hendak mengunjungi SMK Idhata 3, dengan maksud sosial Kontrol Karena Dalam Pengerjaan Proyek Sekolah Kepsek SMK Idhata dinilai menunjukkan bahwa kepala sekolah tersebut Alergi terhadap kedatangan insan pers.
Saat awak media bertanya kepada salah seorang guru di sekolah tersebut guru tersebut menyampaikan bahwa kepala sekolah tadi ada lalu bilang mau istirahat karna selesai dari acara rumah dinas bupati tidak tau acara apa dirumdin bupati tadi ,saat awak media melihat kepala sekolah sedang asik ngobrol bersama guru guru namun langsung masuk keruangan untuk menghindar bersembunyi.
“Maksud dan niat kami selaku awak media berkunjung sebagai sosial kontrol dan ingin konfirmasi terkait kegiatan bangunan disekolah tersebut namun yang kami dapatkan dengan kepala sekolahnya justeru menghindar bersembunyi,” jawab awak media.
Sikap tertutup kepala sekolah ini menghindari wartawan bersembunyi ketika awak media ini hendak komfirmasih, memicu pertanyaan di kalangan insan pers.
Sebagai sosok, seorang kepala sekolah sepatutnya terbuka dan siap menyambut tamu demi keterbukaan informasi dan pelayanan prima dalam pendidikan yang dipimpinnya.
Junai Selaku Lembaga Investigasi Negara (LIN) mengomentari sikap kepala sekolah dimaksud dengan mengatakan, media adalah lembaga sosial kontrol untuk menyampaikan informasi kepada publik sebagai bentuk transparansi.
“Terkait Kepala SMK 3 Idhata Curup, bersembunyi ketika hendak dijumpai wartawan, untuk itu kami meminta kepada Gubernur Bengkulu Helmi Hasan agar memberikan tindakan tegas kepada kepala sekolah tersebut yang tidak mencerminkan seorang pendidik yang alergi terhadap wartawan,” tegasnya
Red
