Polres Indramayu Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H

Polres Indramayu Gelar Rakor Lintas Sektoral Jelang Arus Mudik dan Balik Idul Fitri 1447 H

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Menjelang momentum arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H, Polres Indramayu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Aula Atmaniwedhana Mapolres Indramayu, Kamis sore (5/3/2026).

Rakor ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan kesiapan seluruh instansi guna memastikan kenyamanan dan keamanan para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Indramayu.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta jajaran Forkopimda lainnya. Turut hadir perwakilan Kodim 0616/Indramayu, DPRD, Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengelola Jalan Tol Cipali, hingga Pertamina Patra Niaga.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat saat puncak arus mudik.

“Hari ini masing-masing instansi memaparkan kesiapannya. Fokus kita adalah bersinergi di lapangan agar masyarakat terlayani dengan baik, khususnya pada saat puncak arus mudik lebaran,” ujarnya kepada awak media.

Dalam rakor tersebut, Kapolres mengidentifikasi sejumlah titik rawan kemacetan yang menjadi perhatian serius. Pada jalur bebas hambatan, potensi kepadatan diprediksi terjadi di Rest Area KM 130 jalur A dan B Tol Cipali. Sementara di jalur arteri Pantura, keberadaan pasar tumpah, lampu lalu lintas, serta titik putaran balik (u-turn) menjadi fokus utama dalam langkah antisipasi.

Guna mendukung kelancaran arus mudik, Polres Indramayu telah memetakan penempatan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) di sejumlah titik strategis.

“Kami telah menyiapkan pos-pos pengamanan dan pos pelayanan, tidak hanya di jalan raya, tetapi juga di tempat wisata, masjid, hingga pusat keramaian lainnya,” jelas AKBP Mochamad Fajar Gemilang.

Salah satu poin krusial yang turut dibahas adalah tradisi penyapu koin di Jembatan Sewo yang kerap memicu kemacetan serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kapolres menegaskan, pihak kepolisian bersama Pemerintah Daerah, Satpol PP, dan Dishub terus melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat serta tokoh setempat.

“Untuk di Jembatan Sewo, kami mengajak tokoh masyarakat dan tokoh agama agar aktivitas pencari koin tersebut bisa kita minimalisir, bahkan ditiadakan pada saat puncak lebaran demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Melalui koordinasi lintas sektoral yang dilakukan sejak dini ini, diharapkan para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan berkesan selama perayaan Idul Fitri 1447 H.

(Udin.S.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *