Demo Besar APDESI–Karang Taruna di Karawang Berujung Damai, Dugaan Kekerasan Disorot

Demo Besar APDESI–Karang Taruna di Karawang Berujung Damai, Dugaan Kekerasan Disorot

Spread the love

Karawang, 6 April 2026 – Aksi demonstrasi besar yang melibatkan ribuan massa dari Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) bersama Karang Taruna mengguncang kawasan PT Pertiwi Lestari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Senin (6/4/2026).
Aksi tersebut dipicu oleh sejumlah tuntutan serius, mulai dari dugaan tindak kekerasan terhadap aparat Desa Wanasari hingga persoalan pemasangan kabel yang melintasi wilayah desa tanpa izin resmi.
Situasi sempat memanas, namun akhirnya mereda setelah digelar forum mediasi yang mempertemukan pihak perusahaan, pemerintah desa, serta vendor terkait.
Dalam mediasi tersebut, Manajer Kawasan PT Pertiwi Lestari, Dwi, menegaskan komitmen perusahaan untuk menindaklanjuti dugaan kekerasan yang melibatkan oknum keamanan.
“Kami akan mendalami kasus ini hingga tuntas. Jika terbukti, kami tidak segan menempuh jalur hukum,” tegasnya.
Terkait polemik kabel, pihak perusahaan mengaku tidak mengetahui adanya pelanggaran perizinan dari vendor.
“Kami sebagai pengguna tidak mendapatkan informasi bahwa kabel tersebut belum mengantongi izin. Ke depan, kami akan segera menyurati vendor agar persoalan ini ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Wanasari, Sukarya WK, S.H., menyampaikan bahwa aksi tersebut telah mencapai titik damai melalui musyawarah.
“Alhamdulillah, aksi hari ini berakhir kondusif. Kami berharap seluruh tuntutan masyarakat dapat direalisasikan oleh pihak terkait,” ujarnya.
Di sisi lain, pihak vendor mengakui adanya kelalaian dalam proses perizinan pemasangan kabel yang menjadi sumber polemik.
“Kami menyadari adanya kekeliruan dan siap memenuhi tuntutan demi menjaga hubungan baik dengan semua pihak,” ungkap perwakilan vendor.
Pasca mediasi, kondisi di lokasi aksi kembali kondusif. Massa membubarkan diri secara tertib dengan pengawalan aparat kepolisian.
Ke depan, seluruh pihak diharapkan segera merealisasikan hasil kesepakatan yang telah dicapai, guna mencegah konflik serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *