KERSA Buktikan Komitmennya dalam Memberdayakan Mahasiswa Melalui Program Magang dan Reward Apresiasi

KERSA Buktikan Komitmennya dalam Memberdayakan Mahasiswa Melalui Program Magang dan Reward Apresiasi

Spread the love

Karawang – Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera (KERSA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan generasi muda melalui program magang di sektor pertanian dan kewirausahaan. Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para peserta magang yang telah menyelesaikan tahap pertama kegiatan di kebun budidaya melon KERSA, yayasan menggelar acara pelepasan dan nonton bareng (nobar) pada Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Studio 1 Cinema XXI Ramayana Karawang tersebut diikuti oleh mahasiswa magang dari berbagai perguruan tinggi, termasuk mahasiswa dari Universitas Buana Perjuangan Karawang (UBP) dan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), serta jajaran manajemen Yayasan KERSA.
Ketua Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera, Muhammad Nur Miroji, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para mahasiswa yang telah memberikan waktu, tenaga, dan pemikirannya selama mengikuti program magang di lingkungan KERSA.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta magang. Tanpa semangat dan kontribusi teman-teman, KERSA tidak akan berkembang seperti sekarang. Acara ini adalah bentuk apresiasi dan dukungan kami kepada generasi muda yang mau belajar, berjuang, dan tumbuh bersama dalam membangun ekosistem UMKM dan pertanian,” ujarnya.
Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban. Selain para peserta magang, kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pengelola kebun dan KERSA Farm, yakni Inayah, Hiban, dan Iqbal. Hadir pula tim teknologi informasi KERSA, yaitu Ara dan Mita, mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UBP yang saat ini tengah mengembangkan platform digital dan marketplace UMKM KERSA.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim administrasi yang dipimpin oleh Lutfi, serta tim advokasi hukum KERSA yang diwakili oleh St. Juniater Hutapea, S.H., M.M.
Menurut Miroji, program magang yang dijalankan KERSA bukan sekadar memberikan pengalaman kerja lapangan, tetapi juga membangun pola pikir kewirausahaan sejak dini kepada para mahasiswa.
“Kami ingin menanamkan mindset bahwa berwirausaha bisa dimulai sejak masih duduk di bangku kuliah. Melalui program magang ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik budidaya pertanian, manajemen usaha, pemasaran, hingga pengembangan teknologi digital,” jelasnya.
Saat ini KERSA mengelola program budidaya melon sebagai salah satu bagian dari pengembangan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program tersebut juga menjadi laboratorium praktik bagi mahasiswa untuk memahami dunia usaha berbasis pertanian modern.
Ke depan, KERSA berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan sekolah kejuruan pertanian guna mencetak generasi muda yang produktif, inovatif, dan siap menjadi penggerak ekonomi daerah.
Miroji berharap program seperti ini dapat melahirkan lebih banyak petani milenial dan entrepreneur muda yang mampu menjawab tantangan regenerasi di sektor pertanian.
“Mayoritas petani saat ini sudah memasuki usia lanjut. Karena itu, kita membutuhkan regenerasi. KERSA ingin menjadi wadah lahirnya petani muda, entrepreneur muda, dan motor penggerak UMKM yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Melalui program magang, pendampingan usaha, dan pengembangan pertanian produktif, Yayasan Karawang Entrepreneur Sejahtera terus berupaya menjadi jembatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman nyata, membangun kemandirian ekonomi, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi UMKM dan sektor pertanian di Karawang.
“Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh Bersama KERSA untuk Mewujudkan Generasi Wirausaha Muda dan Petani Milenial Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *