Mediatnipolri.com
Palembang.-Sumatra Selatan
PT Pegadaian Kantor Wilayah III Sumbagsel turut berpartisipasi dalam kegiatan Bakti Sosial Pengecatan Rumah Tepian Sungai Musi yang diselenggarakan di kawasan Kampung Kapitan, Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sabtu (13/6). Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Palembang, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung penataan kawasan tepian Sungai Musi agar semakin bersih, indah, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten III Kota Palembang, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur dunia usaha, komunitas, serta masyarakat sekitar yang bersama-sama bergotong royong melakukan pengecatan rumah-rumah warga di kawasan Kampung Kapitan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi dalam mendukung penataan kawasan tepian Sungai Musi sebagai salah satu ikon wisata dan budaya Kota Palembang.
Sebagai bagian dari melayani sepenuh hati yang senantiasa berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat, PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel mendukung penuh berbagai program sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat. Partisipasi Pegadaian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mewujudkan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus menjadi kontribusi perusahaan dalam memeriahkan peringatan Hari Jadi Kota Palembang.
Sementara itu, Kepala Departemen Business Support PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Emmanuel Agung Wicaksana, menyampaikan bahwa partisipasi Pegadaian dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, Pegadaian memiliki tanggung jawab untuk turut memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Pegadaian tidak hanya melalui layanan keuangan, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami berharap sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kota Palembang dapat terus berlanjut melalui berbagai program sosial dan lingkungan lainnya,” kata Emmanuel Agung Wicaksana.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi, menyampaikan bahwa keterlibatan Pegadaian dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Palembang dalam menciptakan lingkungan yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki daya tarik yang semakin baik.
“Pegadaian Kanwil III Sumbagsel menyambut baik kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan ini. Kami percaya bahwa pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung penataan kawasan tepian Sungai Musi sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Novryandi.
Lebih lanjut, Novryandi menambahkan bahwa Pegadaian akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat yang sejalan dengan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kota Palembang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terwujudnya kawasan perkotaan yang tertata, bersih, dan memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Melalui kegiatan ini, Pegadaian Kanwil III Sumbagsel berharap semangat kolaborasi dan gotong royong dapat terus terjaga sehingga mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat serta mendukung upaya Pemerintah Kota Palembang dalam mempercantik kawasan tepian Sungai Musi sebagai salah satu wajah Kota Palembang.
###
Tentang Pegadaian
PT Pegadaian didirikan di Kota Sukabumi, Jawa Barat pada 1 April 1901. Tak hanya bergerak di Industri Gadai, Pegadaian kini bertransformasi menjadi lembaga keuangan inklusif yang menyediakan beragam produk dan layanan finansial. Sejak tahun 2021, Pegadaian tergabung dalam Holding Ultra Mikro (UMi) bersama BRI dan PNM, berkomitmen penuh dalam mendukung UMKM naik kelas.
Pegadaian kini mengukuhkan posisinya sebagai pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dengan produk terlengkap, sejak resmi mengantongi izin yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Desember 2024. Melalui surat tersebut, Pegadaian dapat melakukan kegiatan usaha Bulion yang meliputi Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi maupun Perdagangan Emas.
Selain Layanan Bank Emas, Pegadaian juga memiliki ragam produk investasi emas yang mudah diakses masyarakat, seperti Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Arisan Emas, serta produk pembiayaan yang lengkap (Haji & Umroh, Kredit Mikro, Kredit Kendaraan, hingga KUR Syariah).
Seluruh produk dan layanan Pegadaian dapat diakses melalui Outlet, Agen Pegadaian, serta aplikasi Tring! by Pegadaian yang dirancang dengan fokus pada pengembangan ekosistem emas dan transformasi digital, untuk memberikan kemudahan, kecepatan dan kenyamanan dalam bertransaksi finansial bagi masyarakat.
Sebagai lembaga pembiayaan sosial, Pegadaian juga berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui layanan keuangan yang inklusif, menciptakan dampak positif bagi komunitas, dan meningkatkan kesejahteraan secara luas. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.pegadaian.co.id.
(Yanti)
