Babinsa Koramil 1608 Karangampel Hadiri Tradisi Mapag Sri, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya di Desa Dukuh Jeruk

Babinsa Koramil 1608 Karangampel Hadiri Tradisi Mapag Sri, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya di Desa Dukuh Jeruk

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari rabu tanggal 24 juni 2026 Tradisi adat Mapag Sri kembali digelar masyarakat Desa Dukuh Jeruk, Kecamatan Karangampel, Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal tersebut turut dihadiri anggota Koramil 1608 Karangampel, Sertu Masduki, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan penguatan kebersamaan masyarakat.

Acara berlangsung meriah dengan dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tokoh desa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Dukuh Jeruk, Ibu Rustitin, Am.K, Babinsa Sertu Masduki, Aiptu Dulhijah, Ustaz Jafar, H. Asngari selaku tokoh agama, para pamong desa, RT/RW, sesepuh desa, serta masyarakat Desa Dukuh Jeruk.

Mapag Sri merupakan tradisi turun-temurun masyarakat agraris sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah dan keberkahan rezeki yang diterima para petani. Selain sebagai bentuk syukur, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Masduki menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan tradisi leluhur. Menurutnya, kegiatan seperti Mapag Sri memiliki nilai positif dalam memperkuat persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Tradisi Mapag Sri bukan hanya warisan budaya yang harus dijaga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong,” ujarnya.

Kuwu Desa Dukuh Jeruk, Ibu Rustitin, juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan melestarikan budaya daerah sebagai identitas yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Kegiatan adat Mapag Sri ini bertujuan sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kelancaran panen dan rezeki yang berlimpah, menjaga kerukunan dan kebersamaan antarwarga, serta menjadi momen berkumpul dan bergotong royong dalam memperkuat persatuan masyarakat.

“Melalui pelaksanaan tradisi Mapag Sri, masyarakat Desa Dukuh Jeruk berharap keberkahan, kemakmuran, serta hasil pertanian yang lebih baik dapat terus dirasakan pada musim panen berikutnya. Acara berlangsung aman, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan hingga selesai.”Pungkasnya.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *