Mediatnipolri.com
OGAN ILIR — Keselamatan pengguna jalan menjadi perhatian serius di tengah kondisi kabut asap yang melanda sejumlah wilayah akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Situasi tersebut berpotensi mengganggu jarak pandang pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Hal itu menjadi salah satu perhatian dalam audiensi awak media bersama Kasatlantas Polres Ogan Ilir, Iptu Dede Supria Yovi, S.H., M.Si.,Jumat (18/9/2026).
Dalam audiensi tersebut, keselamatan berkendara menjadi pembahasan utama. Pengendara diimbau tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga memastikan kendaraan dalam kondisi layak dan seluruh kelengkapan berkendara terpenuhi.
Kondisi kabut asap yang muncul di sejumlah titik juga menuntut pengendara meningkatkan kewaspadaan. Jarak pandang yang terbatas dapat membuat pengendara terlambat mengantisipasi kendaraan di depan maupun kondisi jalan.
Karena itu, pemeriksaan terhadap kelengkapan kendaraan seperti lampu, rem, kaca spion, serta kelengkapan keselamatan lainnya dinilai penting. Pengendara juga diminta menggunakan perlengkapan keselamatan dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta jarak pandang.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan memaksakan berkendara apabila kondisi jarak pandang terganggu akibat asap. Pastikan kendaraan dan kelengkapan keselamatan juga benar-benar siap digunakan,” demikian poin imbauan yang mengemuka dalam audiensi tersebut.
Di tengah ancaman kabut asap, disiplin pengendara menjadi semakin penting. Bukan hanya untuk menghindari pelanggaran lalu lintas, tetapi juga untuk mencegah kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Awak media juga menyoroti pentingnya peran kepolisian dalam memberikan edukasi serta meningkatkan pengawasan lalu lintas, terutama pada ruas jalan yang terdampak kabut asap.
Kondisi jalan yang dipadukan dengan jarak pandang terbatas tidak boleh dianggap sepele. Keselamatan di jalan membutuhkan kepatuhan pengendara, kondisi kendaraan yang laik, serta kewaspadaan ekstra menghadapi situasi lingkungan.
Jangan tunggu kecelakaan terjadi. Lengkapi kendaraan, patuhi aturan, kurangi kecepatan saat jarak pandang terganggu, dan utamakan keselamatan.
