Dansatrol Marvill: HUT Aertembaga Momentum Rawat Persatuan dan Warisan Budaya

Dansatrol Marvill: HUT Aertembaga Momentum Rawat Persatuan dan Warisan Budaya

Spread the love

BITUNG, SULAWESI UTARA — MediaTNI-POLRI.Com — Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Negeri Aertembaga resmi berakhir pada Sabtu (19/9/2026) malam. Kegiatan penutupan berlangsung di Kota Bitung dalam suasana meriah, tertib, dan penuh kebersamaan.

Ratusan warga memadati lokasi kegiatan bersama jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh adat. Kehadiran jajaran TNI Angkatan Laut dari Kodaeral VIII dan unsur Forkopimda Kota Bitung menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam menyukseskan seluruh rangkaian peringatan.

‎Pimpinan Kodaeral VIII menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif sejak awal pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, keberhasilan agenda tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat serta kolaborasi antarlembaga.

‎Dalam arahannya, Kodaeral VIII menekankan bahwa peringatan HUT Negeri Aertembaga tidak sebatas kegiatan seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para leluhur, menjaga nilai sejarah, sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

‎Wadan Kodaeral VIII juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat yang dinilai mencerminkan masih kuatnya semangat gotong royong. “Hal ini membuktikan secara nyata bahwa jiwa gotong royong, rasa kepedulian, serta kecintaan yang mendalam terhadap negeri dan lingkungan masih tumbuh sangat kuat di tengah-tengah masyarakat Aertembaga,” tegasnya.

‎Sebagai kawasan pesisir, Negeri Aertembaga juga dinilai memiliki posisi penting dalam kehidupan masyarakat maritim Sulawesi Utara. Wadan Kodaeral VIII mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kelestarian lingkungan pesisir, mempertahankan budaya dan kearifan lokal, serta membina generasi muda agar memiliki karakter disiplin, tangguh, dan berjiwa nasionalisme.

‎Peringatan tahun ini mengusung tema “Masa Sa’at Mu Matomo Tunduan”, yang menggambarkan semangat persatuan, kebersamaan, dan saling menopang. Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, selaku Ketua Panitia, menegaskan bahwa tema tersebut menjadi pesan moral untuk menjaga persatuan dan merawat warisan budaya Aertembaga di tengah perkembangan zaman.

‎Sejak 14 September 2026, berbagai kegiatan telah digelar dengan melibatkan unsur TNI, Polri, ASN, pelajar tingkat SD hingga SMA/SMK, sanggar seni, serta komunitas budaya. Kesuksesan festival kebudayaan tersebut juga didukung Bank Indonesia, BUMN, BUMD, pihak swasta, sponsor, serta masyarakat. “Keberhasilan pelaksanaan festival ini adalah bukti nyata bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI-Polri, lembaga perbankan, pihak swasta, dan masyarakat mampu melahirkan panggung kebudayaan yang megah dan membanggakan,” ujar Dansatrol Marvill.

‎Meskipun jadwal puncak kegiatan sempat bergeser dari rencana awal, seluruh rangkaian tetap berlangsung kondusif dengan antusiasme masyarakat, termasuk keturunan Tunduan, Timani, dan warga kelahiran Aertembaga. Penutupan ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba, ucapan dirgahayu, serta doa bersama agar Negeri Aertembaga senantiasa diberkahi, semakin maju, persatuan tetap terjaga, dan kelestarian budaya serta lingkungan pesisir terus dipertahankan. Ucapnya,” Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *