Bitung, Sulut | MediaTNI-POLRI.com — AKP Ferry Padama, Kapolsek Maesa, baru-baru ini membagikan postingan di media sosial Facebook tentang pertemuan tiga putra asli Kecamatan Lirung, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara. Mereka adalah Bupati Talaud, Letkol Udara Jhony Gumansalangi, dan dirinya sendiri.
Pertemuan ini berlangsung di Bulog Kota Bitung pada Senin, 17 November 2025, dalam acara Launching Penyaluran Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Tahun 2025. Acara ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.
Dalam postingan di Facebook, AKP Ferry Padama tidak menyebutkan secara detail tentang kegiatan yang dilakukan selama acara. Namun, kehadiran tiga putra asli Kecamatan Lirung menunjukkan kesatuan dan komitmen mereka dalam membantu masyarakat.
Bupati Talaud, Letkol Udara Jhony Gumansalangi, hadir sebagai salah satu tokoh utama dalam acara ini. Kehadirannya menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program bantuan pangan.
Kapolsek Maesa, AKP Ferry Padama, juga hadir dalam acara ini, menunjukkan dukungan aparat keamanan dalam program bantuan pangan. Kehadiran mereka bersama-sama menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membantu masyarakat.
Bantuan pangan beras dan minyak goreng ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
AKP Ferry Padama sendiri dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Ia juga telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ujar,” Ferry
Pertemuan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah dan aparat keamanan terus berupaya untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka. Bantuan pangan ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka. Pemerintah juga berharap agar program ini dapat terus berlanjut dan berkembang di masa depan. Tutupnya,” Team investigasi intelejen nasional
