Letkol Marinir Helmi Hamsyir Menyambut Pangkoarmada RI Tinjau Bencana Siau,

Letkol Marinir Helmi Hamsyir Menyambut Pangkoarmada RI Tinjau Bencana Siau,

Spread the love

siau, Sulut | Sumber : dari pasi Intel Maririnir kota Bitung, MediaTNI-Polri.com  —  Kamis. 15/01/2026.

Komandan Yonmarhanlan VIII Bitung, Letkol Marinir Helmi Hamsyir, M.Tr. Opsla, Menyambut Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI), Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. beserta rombongan, diantaranya Panglima Koermada II Laksda TNI I.G.P Alit Jaya S.H., M.Si dan Komandan Kodaeral VIII, Laksda TNI Dery Tresananto Suhendi, S.E., saat melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir bandang di Kepulauan Siau, Ds Bahu Kec. Siau Timur Kabupaten Kepulauan Sitaro, Rabu (14/1/2026).

Peninjauan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah yang terdampak bencana alam dan memastikan kesiapsiagaan prajurit TNI AL dalam membantu penanganan darurat, evakuasi korban, serta pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang.

Dalam kesempatan tersebut, Laksdya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M. sebagai Pangkoarmada RI, menerima paparan singkat terkait situasi terkini dari Laksda TNI Dery Tresananto Suhendi, S.E., (tautan tidak tersedia) Opsla, serta langkah-langkah penanggulangan yang telah dilaksanakan dan kebutuhan mendesak di lapangan.

Kehadiran pimpinan TNI AL di lokasi bencana menunjukkan kepedulian dan komitmen TNI AL dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.

Letkol Marinir Helmi Hamsyir, M.tr.Opsla, Danyonmarhanlan VIII Bitung, menegaskan bahwa prajurit Yonmarhanlan VIII siap mendukung penuh upaya penanganan bencana dengan respon cepat, baik melalui bantuan personel, sarana prasarana, maupun koordinasi lintas instansi.

Prajurit TNI AL terus bekerja keras untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kepulauan Siau, dengan harapan kondisi wilayah terdampak dapat segera pulih.

Dengan kerja sama dan kesigapan, diharapkan masyarakat dapat kembali beraktifitas secara normal dan tidak ada korban jiwa lagi. Tutupnya,” Team investigasi intelejen nasional,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *