Babinsa Koramil 1602/Sindang Dampingi Petani Wanantara Atasi Serangan Hama Sundep

Babinsa Koramil 1602/Sindang Dampingi Petani Wanantara Atasi Serangan Hama Sundep

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari senin tanggal 04 Mei 2026 Babinsa Koramil 1602/Sindang, Koptu Reo A.S., melaksanakan kegiatan pendampingan pertanian di Desa Wanantara, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.Kegiatan berlangsung di lahan persawahan milik Tamrih yang berada di Blok Brahim, dengan melibatkan anggota Kelompok Tani (Poktan) Sumber Sri Jaya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama para petani membahas permasalahan serius yang tengah dihadapi, yakni serangan hama penyakit sundep atau penggerek batang pada tanaman padi. Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa sekitar ±100 hektare lahan sawah di Blok Brahim dan Warakas telah terdampak serangan hama tersebut.

Tanaman padi yang terserang sundep pada fase vegetatif umumnya menunjukkan gejala pucuk daun menguning, menggulung, hingga akhirnya mengering dan mati. Kondisi ini berpotensi menurunkan hasil panen jika tidak segera ditangani.

Sebagai langkah penanganan, Babinsa bersama petani telah melakukan koordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Wanantara guna mendapatkan bantuan obat-obatan pertanian. Selain itu, dilakukan pula upaya pengendalian dengan pemberian insektisida granul, seperti Furadan 3GR, dengan dosis sekitar 30–40 kg per hektare untuk serangan yang tergolong berat.

Koptu Reo A.S. menyampaikan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kami hadir untuk membantu petani mengatasi berbagai kendala di lapangan, termasuk serangan hama, agar produksi pertanian tetap optimal dan tidak mengalami gagal panen,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan lahan pertanian, memperkuat kesejahteraan petani, serta memastikan program pemerintah seperti bantuan benih dan pupuk bersubsidi dapat berjalan efektif.

Selain itu, Babinsa juga memberikan edukasi kepada petani terkait teknik perawatan tanaman yang tepat, termasuk cara mengidentifikasi dan mengatasi hama secara dini, guna menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen.

Pendampingan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap petani sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat desa hingga nasional.

“Kami akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar petani mampu mengelola lahannya dengan baik, menghindari kerugian, serta meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan mereka,” pungkas Babinsa.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *