PRESIDEN DIMINTA JADIKAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS BERBASIS UMKM SEBAGAI PROGRAM NASIONAL SERTA MENERIMA MASUKAN DARI RAKYAT

PRESIDEN DIMINTA JADIKAN PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS BERBASIS UMKM SEBAGAI PROGRAM NASIONAL SERTA MENERIMA MASUKAN DARI RAKYAT

Spread the love

Mediatnipolri.com

JAKARTA, 28 SEPTEMBER 2026 — Ketua Umum Pro Gerakan Nasional, Fitra Yedi, secara resmi mendesak Presiden Republik Indonesia untuk menetapkan Program Makanan Bergizi Gratis, atau yang dikenal dengan sebutan Program MBG, berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai program nasional yang bersifat tetap dan berkelanjutan.

Dalam pernyataannya, Fitra Yedi menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kebijakan dari atas, melainkan harus tumbuh bersama keinginan dan kebutuhan rakyat di seluruh penjuru negeri.

“Presiden harus terbuka menerima masukan yang datang dari bawah, dari rakyat kecil, dari desa-desa, dari pinggiran kota. Hanya dengan mendengar langsung suara masyarakat, program ini akan benar-benar dipahami, dirasakan, dan dicintai oleh seluruh rakyat Indonesia,” tegas Fitra Yedi.

Menurutnya, Program Makanan Bergizi Gratis bukan sekadar kegiatan pemberian bantuan semata, melainkan sebuah program nasional yang memiliki nilai ekonomi yang sangat kuat, yang dapat menggerakkan roda perekonomian dari tingkat paling bawah hingga ke seluruh struktur bangsa. Program ini dirancang untuk menyentuh kehidupan setiap warga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Program Makanan Bergizi Gratis adalah program nasional yang memiliki nilai ekonomi yang kuat serta dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat secara menyeluruh. Jika program ini lahir dari aspirasi rakyat, maka ia akan tumbuh kokoh, dicintai, dan dijaga bersama oleh seluruh anak bangsa,” ujar Fitra Yedi.

Berikut adalah kedelapan manfaat utama yang akan dirasakan oleh bangsa Indonesia jika program ini dijalankan dengan benar dan berbasis partisipasi masyarakat:

1. Menjamin ketersediaan program makan bergizi gratis bagi seluruh warga, khususnya keluarga kurang mampu, anak-anak, lansia, dan mereka yang membutuhkan dukungan gizi yang layak setiap harinya.
​
2. Mendorong berjalannya program sosial Aladin yang hadir di tengah masyarakat, menguatkan rasa persaudaraan, kepedulian, dan gotong royong sebagai budaya bangsa yang luhur.
​
3. Membuka lapangan pekerjaan baru secara luas, mulai dari pengelolaan dapur, pengadaan bahan pangan, pengolahan makanan, hingga penyaluran, sehingga mengurangi angka pengangguran dan memberi harapan bagi generasi muda.
​
4. APBN menyediakan alokasi pelatihan dan pembinaan: untuk setiap satu dapur program disiapkan anggaran sebesar 75 miliar rupiah, guna memastikan pengelola memiliki kemampuan, keterampilan, dan pengetahuan yang memadai.
​
5. APBD turut mendukung pelaksanaan di daerah: untuk setiap satu dapur juga disiapkan alokasi sebesar 75 miliar rupiah dari anggaran pemerintah daerah, agar setiap daerah dapat berperan aktif dan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan program ini.
​
6. Mensejahterakan petani di seluruh pelosok negeri, karena hasil pertanian akan diserap langsung menjadi bahan baku utama program, sehingga harga hasil bumi terjaga dan kesejahteraan petani meningkat secara nyata.
​
7. Mensejahterakan nelayan di setiap pesisir tanah air, karena hasil laut akan menjadi bahan utama masakan bergizi yang disajikan setiap hari, sehingga nelayan memperoleh pasar yang pasti dan berkelanjutan.
​
8. Masyarakat penerima manfaat mendapatkan makanan segar, masakan ikan yang sehat, bergizi, serta hidangan yang hangat dan layak dikonsumsi setiap hari, tanpa terkecuali, di seluruh wilayah Indonesia.

Fitra Yedi menambahkan, program yang dibangun di atas aspirasi rakyat akan berbeda jauh dengan program yang ditetapkan sepihak. Ketika Presiden bersedia mendengar, menerima, dan melibatkan masukan dari masyarakat luas, maka program ini tidak akan terasa seperti beban atau paksaan, melainkan menjadi milik bersama yang dijaga dan dibanggakan oleh seluruh rakyat.

“Jangan biarkan program ini hanya menjadi wacana di atas kertas. Turunlah ke tengah masyarakat, dengarkan apa yang mereka butuhkan, lalu wujudkanlah bersama-sama. Maka, Program Makanan Bergizi Gratis ini akan menjadi program yang paling dicintai, paling dibanggakan, dan paling dijaga oleh seluruh rakyat Indonesia,” pesan Fitra Yedi.

Pada akhirnya, Fitra Yedi mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi tujuan mulia ini.

“Bersama Kita Bisa” — mendengar suara rakyat, mewujudkan kesejahteraan, dan membangun Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera untuk semua.

Demikian rilis berita ini disampaikan untuk diketahui masyarakat luas.

Dikeluarkan oleh: PRO GERAKAN NASIONAL
Ketua Umum: Fitra Yedi
Tanggal: 28 September 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *