Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari rabu tanggal 14 Oktober 2026 Upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan jajaran TNI AD di wilayah Kabupaten Indramayu. Kali ini, Babinsa Koramil 1601/Indramayu, Sertu Wahidin, melaksanakan pendampingan kegiatan ubinan demplot IPHA milik H. Tanto, anggota Kelompok Tani (Poktan) Sri Kedokan Gua, di area persawahan Blok Serja, Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan.
Kegiatan ubinan tersebut dilakukan untuk mengetahui perkiraan hasil panen padi sekaligus menjadi bahan evaluasi produktivitas tanaman di lahan pertanian setempat.
Berdasarkan hasil pengukuran ubinan, diperoleh berat sampel sebesar 6,2 kilogram dengan menggunakan varietas IR yang telah memasuki umur 90 hari setelah tanam (HST). Adapun luas lahan yang dikelola mencapai 0,7 hektare atau setara sekitar 500 bata.
Dari hasil pengukuran tersebut, potensi produksi diperkirakan mencapai 7,9 ton gabah kering panen (GKP) per hektare, atau sekitar 6,4 ton untuk luasan 500 bata, sesuai estimasi yang disampaikan dalam kegiatan ubinan.
Pendampingan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, petugas penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian serta menjaga ketersediaan pangan di daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Balongan Uki Dasuki, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Balongan Lia Fitriani beserta koordinator dan anggota penyuluh pertanian lapangan (PPL), Babinsa Desa Sudimampir Sertu Wahidin, perangkat Desa Sudimampir, petugas pengairan Kecamatan Balongan, perwakilan Pupuk Indonesia, serta para petani Poktan Sri Kedokan Gua.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung petani, mulai dari proses budidaya, pemenuhan kebutuhan sarana produksi, pengelolaan pengairan, hingga evaluasi hasil panen.
Babinsa Sertu Wahidin menegaskan bahwa pendampingan pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan TNI terhadap para petani dalam meningkatkan hasil produksi dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan.
“Melalui pendampingan dan kerja sama dengan kelompok tani, penyuluh pertanian, serta instansi terkait, kami berharap produktivitas pertanian semakin meningkat. Kami juga mendorong para petani untuk terus menjaga kualitas budidaya agar hasil panen dapat mendukung ketahanan pangan masyarakat,” pungkas Babinsa.
Dengan adanya kegiatan ubinan demplot IPHA ini, diharapkan hasil pengukuran dapat menjadi bahan evaluasi bagi petani dan pihak terkait dalam mengembangkan pola budidaya yang produktif, sekaligus memperkuat sinergi untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Indramayu.
(Red*****)
