Gercep! Anggota Koramil 1601/Indramayu Bantu Penanganan Kebakaran Ilalang di Karanganyar

Gercep! Anggota Koramil 1601/Indramayu Bantu Penanganan Kebakaran Ilalang di Karanganyar

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari rabu tanggal 14 Oktober 2026 Kebakaran lahan kosong yang ditumbuhi ilalang dan semak belukar terjadi di Blok SMP Endang Dharma, Jalan Olahraga, RT 04/RW 05, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Kebakaran yang diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh warga tersebut sempat membesar dan merembet ke area lahan kosong. Berkat penanganan cepat petugas pemadam kebakaran yang dibantu masyarakat sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula sekitar pukul 07.00 WIB ketika seorang warga diduga membakar sampah di lahan kosong, kemudian meninggalkan lokasi. Sekitar pukul 11.45 WIB, api terlihat membesar dan mulai merembet ke area yang ditumbuhi ilalang serta semak belukar.

Situasi semakin mengkhawatirkan ketika sekitar pukul 12.00 WIB kobaran api membesar dan meluas di lahan tersebut.

Merespons kejadian itu, empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi pada pukul 12.10 WIB untuk melakukan upaya pemadaman. Petugas bekerja bersama masyarakat sekitar guna mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.

Upaya pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Api akhirnya berhasil dipadamkan dan situasi di sekitar lokasi kembali terkendali.

Anggota Koramil 1601/Indramayu turut berperan dalam penanganan kejadian tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan di wilayah binaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran sampah, terutama di lahan yang dipenuhi rumput kering, ilalang, dan semak belukar yang mudah terbakar.

Pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan berpotensi memicu kebakaran lebih luas, terlebih ketika kondisi lingkungan kering dan api mudah merambat.

Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan. Meski demikian, kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Sinergi antara aparat kewilayahan, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran serta menjaga keamanan lingkungan.

“Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas dan membahayakan lingkungan sekitar.”Pungkas Babinsa

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *