
CIREBON, Mediatnipolri.com – Ada cara humanis yang dilakukan Polresta Cirebon dalam mengedukasi masyarakat agar semakin tertib berlalu lintas. Di sela-sela kegiatan pengaturan lalu lintas pagi, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., turun langsung menyapa para pengguna jalan sekaligus membagikan cokelat kepada pengendara di Perempatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 sekaligus bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Didampingi Kabag Ops Kompol Sutarja, S.H., M.H., Kasat Lantas AKP Yudha Satyo Rahardjo, S.T.K., S.I.K., M.H., serta jajaran personel, Kapolresta Cirebon tidak hanya memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui pendekatan yang ramah dan bersahabat.
Pembagian cokelat kepada para pengendara menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus sarana membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Melalui cara sederhana tersebut, pesan keselamatan berlalu lintas diharapkan dapat diterima dengan lebih hangat dan mudah diingat.
Kapolresta Cirebon menegaskan bahwa kehadiran personel di jalan raya bukan semata-mata untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman, nyaman, dan lancar.
Pengaturan lalu lintas pagi dan sore dilaksanakan secara rutin setiap Senin hingga Jumat, mulai pukul 06.30 WIB hingga 17.30 WIB. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak dan masif oleh Polresta Cirebon bersama seluruh Polsek jajaran dengan melibatkan 979 personel yang ditempatkan di 166 titik strategis.
Titik pengaturan meliputi persimpangan jalan, traffic light, kawasan sekolah, perkantoran, pasar tradisional, kawasan industri, putaran balik kendaraan, serta sejumlah lokasi lain yang membutuhkan kehadiran petugas berdasarkan situasi arus lalu lintas.
Melalui pengerahan ratusan personel tersebut, Kapolresta Cirebon memastikan pelayanan kepolisian di jalan raya dapat menjangkau berbagai aktivitas masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk saat masyarakat berangkat bekerja, bersekolah, maupun menjalankan kegiatan ekonomi.
Selain melakukan pengaturan, personel juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat dan perlengkapan kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
Kapolresta Cirebon mengajak seluruh masyarakat menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama, bukan sekadar kewajiban untuk menghindari sanksi pelanggaran.
Melalui kegiatan ini, Polresta Cirebon menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif, humanis, dan dekat dengan masyarakat. Operasi Patuh Lodaya 2026 pun tidak hanya menjadi momentum penegakan disiplin berlalu lintas, tetapi juga upaya membangun kesadaran kolektif demi terwujudnya budaya tertib berlalu lintas di Kabupaten Cirebon.
( Helen Puspita Dewi )

