Danramil 1602/Sindang Hadiri Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP Wilayah Kodam III/Siliwangi

Danramil 1602/Sindang Hadiri Rapat Evaluasi Percepatan Pembangunan KDKMP Wilayah Kodam III/Siliwangi

Spread the love

Indramayu,Mediatnipolri-Pada hari senin tanggal 23 Februari 2026 Danramil 1602/Sindang Kapten Inf Arifin menghadiri rapat evaluasi percepatan pembangunan KDKMP di wilayah Kodam III/Siliwangi, Kegiatan berlangsung secara virtual bertempat di lokasi KDKMP Desa Sindang, Jl. Marnggali, Desa Sindang, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu.

Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam III/Siliwangi, Brigjen TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dan diikuti oleh seluruh Dandim jajaran Kodam III/Siliwangi dalam rangka monitoring dan pengendalian capaian progres pembangunan di masing-masing wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim Kodim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Danramil 1602/Sindang Kapten Inf Arifin, serta Pasiterdim 0616/Indramayu Kapten Arh Herry Subianto.

Dalam pelaksanaannya, percepatan pembangunan Gerai KDKMP di beberapa wilayah masih dipengaruhi oleh faktor cuaca, khususnya intensitas hujan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut berdampak terhadap pekerjaan struktur dan finishing bangunan, sehingga diperlukan penyesuaian jadwal kerja serta optimalisasi waktu efektif pelaksanaan di lapangan.

Selain faktor cuaca, setiap satuan kewilayahan menerapkan teknik dan strategi percepatan pembangunan yang berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi geografis, ketersediaan tenaga kerja, serta dukungan sumber daya lokal. Beberapa wilayah mengoptimalkan sistem kerja paralel pada item pekerjaan tertentu guna mengejar target waktu yang telah ditentukan, dengan tetap memperhatikan standar kualitas bangunan.

Dalam rapat juga dibahas adanya keterbatasan ketersediaan sejumlah material bangunan di pasaran, khususnya lantai keramik ukuran 30×30 cm. Hal ini dipicu oleh tingginya kebutuhan material secara nasional seiring pelaksanaan pembangunan KDKMP secara serentak di seluruh desa dan kelurahan sebagai bagian dari proyek strategis nasional. Untuk itu, diperlukan langkah antisipatif melalui penggunaan alternatif spesifikasi material yang setara dari segi mutu dan fungsi, tanpa mengurangi standar kualitas hasil pembangunan.

Pada kesempatan tersebut, pimpinan rapat menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang intensif antara satuan kewilayahan dengan pemerintah daerah, perangkat desa, serta pihak penyedia material. Hal ini guna memastikan target waktu pembangunan dapat tercapai secara optimal.

“Selain itu, seluruh jajaran diminta untuk tetap mengedepankan akuntabilitas, ketertiban administrasi, serta pengawasan mutu pekerjaan pada setiap tahapan pelaksanaan pembangunan, sehingga hasil yang dicapai benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.” pungkasnya.

(Red*****)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *