Pasca-MTQ Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026: Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembinaan Menuju MTQ Nasional

Pasca-MTQ Tingkat Provinsi Kepulauan Riau 2026: Momentum Evaluasi dan Penguatan Pembinaan Menuju MTQ Nasional

Spread the love

Batam – mediatnipolri.com – Berakhirnya Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus memperkuat sistem pembinaan dalam rangka mempersiapkan kafilah terbaik Kepulauan Riau menghadapi MTQ Tingkat Nasional Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah.
Hal tersebut disampaikan oleh Dr. H. Abdul Basir Amin, S.Ag., M.Pd., praktisi Al-Qur’an dan Dewan Hakim MTQ Nasional, pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 12.45 WIB, di seputaran Batam Centre.
Menurutnya, langkah pertama yang harus segera dilakukan adalah melaksanakan evaluasi secara komprehensif terhadap seluruh hasil MTQ Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Evaluasi tersebut tidak hanya berfokus pada capaian prestasi, tetapi juga mencakup kualitas pembinaan, sistem seleksi peserta, kesiapan pelatih, efektivitas Training Center (TC), serta berbagai kendala teknis maupun nonteknis selama pelaksanaan musabaqah. Hasil evaluasi harus menjadi dasar dalam menyusun strategi pembinaan yang lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Selanjutnya, LPTQ Provinsi Kepulauan Riau bersama Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kepulauan Riau diharapkan segera menyelenggarakan program pembinaan dan Training Center (TC) secara intensif, baik secara daring maupun luring. Pembinaan harus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan para pelatih terbaik, dewan hakim berpengalaman, qari dan qariah nasional, hafiz dan hafizah, kaligrafer, mufassir, serta para pakar di bidang Al-Qur’an.
Materi pembinaan hendaknya mencakup seluruh cabang MTQ, seperti tajwid, fashahah, seni baca Al-Qur’an, teknik vokal dan pernapasan, tahfiz Al-Qur’an, tafsir, syarhil Al-Qur’an, fahmil Al-Qur’an, khat Al-Qur’an, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, serta pembinaan mental, etika, dan wawasan keislaman.
Dr. H. Abdul Basir Amin menegaskan bahwa peserta yang berhasil meraih Juara I memiliki tanggung jawab besar sebagai duta Provinsi Kepulauan Riau di tingkat nasional. Oleh karena itu, mereka harus terus berlatih secara disiplin dan konsisten setiap hari, memperbanyak murojaah, menjaga kualitas suara dan hafalan, memperdalam penguasaan materi sesuai cabang yang diikuti, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta rutin melakukan simulasi penampilan agar lebih siap menghadapi persaingan di tingkat nasional.
Ia juga mengingatkan bahwa pembinaan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi harus dibarengi dengan penguatan spiritual, keikhlasan, kedisiplinan, dan akhlak mulia. MTQ bukan sekadar ajang perlombaan untuk meraih gelar juara, melainkan sarana syiar Al-Qur’an yang bertujuan melahirkan generasi Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, para peserta dianjurkan mempelajari teknik dan pengalaman para juara MTQ tingkat nasional maupun internasional sebagai bahan evaluasi dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas penampilan.
Menurutnya, keberhasilan Kepulauan Riau pada MTQ Nasional tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu peserta, tetapi juga oleh sinergi yang kuat antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, LPTQ, Biro Kesejahteraan Rakyat, pemerintah kabupaten dan kota, pelatih, pembina, orang tua, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Juara pertama bukanlah akhir perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Teruslah belajar, berlatih, memperbaiki diri, menjaga akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an agar mampu mengharumkan nama Provinsi Kepulauan Riau pada MTQ Tingkat Nasional di Semarang, Jawa Tengah,” tutup Dr. H. Abdul Basir Amin.
Ia berharap melalui evaluasi yang objektif, pembinaan yang terencana, serta komitmen seluruh pihak, kafilah Provinsi Kepulauan Riau mampu tampil lebih kompetitif dan meraih prestasi yang membanggakan pada MTQ Tingkat Nasional Tahun 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *