Jakarta – Komitmen terhadap pengembangan pendidikan terus diwujudkan melalui lahirnya karya-karya ilmiah yang memberikan solusi atas tantangan zaman. Salah satu kontribusi tersebut hadir melalui karya ilmiah ke-12 berjudul “Bahasa Indonesia Berbasis Literasi Ekologi Digital untuk SD/MI Kelas VI”, yang disusun sebagai hasil penelitian akademik pada Program Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA).
Karya ini lahir dari perpaduan pengalaman mengajar, penelitian, dan kepedulian terhadap perkembangan dunia pendidikan di era digital. Buku tersebut menawarkan pendekatan pembelajaran Bahasa Indonesia yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan keterampilan berbahasa, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik terhadap pentingnya menjaga lingkungan serta menggunakan teknologi digital secara cerdas, kritis, etis, dan bertanggung jawab.
Dalam proses akademiknya, naskah ini telah dipresentasikan dan dibahas pada Sidang Kelayakan Disertasi sebagai bagian dari tahapan penyelesaian studi doktoral. Forum ilmiah tersebut menjadi wadah untuk menguji kekuatan teori, metodologi penelitian, temuan empiris, serta kontribusi ilmiah yang dihasilkan bagi pengembangan pendidikan Bahasa Indonesia di Indonesia.
Melalui konsep literasi ekologi digital, pembelajaran Bahasa Indonesia diarahkan menjadi media pembentukan karakter peserta didik. Siswa diharapkan tidak hanya mampu membaca, menulis, berbicara, dan menyimak dengan baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, mampu memilah informasi di ruang digital, serta menggunakan teknologi secara bijaksana dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran karya ilmiah ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru, dosen, peneliti, mahasiswa, maupun pemerhati pendidikan dalam mengembangkan model pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan tuntutan abad ke-21. Selain memperkuat kompetensi literasi peserta didik, pendekatan ini juga mendukung upaya membangun generasi yang berkarakter, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki tanggung jawab sosial serta lingkungan.
Karya ilmiah yang disusun oleh Mudzakkir Harum Al rasyid merupakan bukti bahwa penelitian yang berangkat dari pengalaman di lapangan dapat melahirkan inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan. Semangat menulis, meneliti, dan terus menghasilkan karya ilmiah merupakan investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional serta membangun peradaban bangsa melalui ilmu pengetahuan.(Nursalim Turatea).
