Mediatnipolri.com
PADANG, 28 JULI 2026 – Masyarakat di wilayah Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, masih terus mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Padahal wilayah ini dilintasi oleh Sungai Batang Timbulun yang alirannya cukup besar, namun warga justru tidak mendapatkan pelayanan yang layak dari Perumda Air Minum (PDAM).
Keluhan telah disampaikan warga kepada petugas PDAM setempat, namun tidak mendapatkan solusi perbaikan. Pihak PDAM justru menyarankan warga agar pakai jetpam sendiri, seolah melepas tanggung jawab pelayanan yang seharusnya diterima masyarakat.
Kondisi ini telah berlangsung lebih dari dua tahun. Aliran air di dalam pipa dinilai sangat kecil dan tidak lancar, seolah-olah hanya angin yang berputar. Ironisnya, penagihan rekening tetap berjalan rutin dan warga tetap diwajibkan membayar, bahkan biaya pengelolaan sampah pun ikut tertagih dalam satu sistem pembayaran yang sama tanpa kejelasan perbaikan fasilitas.
Merespons hal ini, Fitra Yedi selaku Ketua Umum Pro Gerakan Nasional menegaskan sikapnya. Fitra Yedi akan mendatangi langsung Wali Kota Padang untuk menyampaikan keluhan warga secara lisan dan tertulis, meminta agar pimpinan daerah segera mengingatkan dan memerintahkan kepala PDAM untuk memperbaiki saluran distribusi serta meningkatkan kualitas pelayanan di wilayah Bungus Barat.
“Sungai Batang Timbulun begitu besar ada di dekat kami, tapi rakyat justru kekurangan air. Apa gunanya PDAM jika warga malah disuruh pasang jetpam sendiri? Kami akan menemui Wali Kota Padang agar hal ini segera ditindaklanjuti. Jangan biarkan warga membayar mahal namun tidak mendapatkan haknya,” tegas Fitra Yedi.
Pro Gerakan Nasional mendesak agar masalah ini segera dituntaskan demi keadilan masyarakat.
Yusuf
