Kabut Asap Menebal, Kesehatan Warga Sumsel Terancam: Pemprov Diminta Bergerak Lebih Keras

Kabut Asap Menebal, Kesehatan Warga Sumsel Terancam: Pemprov Diminta Bergerak Lebih Keras

Spread the love

Mediatnipolri.com

PALEMBANG, SUMSEL — Kabut asap kembali menjadi perhatian serius di Sumatera Selatan. Senin (5/10/2026), kondisi udara dan jarak pandang di sejumlah wilayah dilaporkan memburuk. Konsentrasi partikulat halus seperti PM2.5 dan PM10 yang tinggi menjadi ancaman serius terhadap kesehatan masyarakat.

Asap tebal tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga berdampak terhadap jarak pandang. Sejumlah kawasan perkotaan terlihat diselimuti kabut asap, bahkan ikon Kota Palembang seperti Jembatan Ampera tampak tertutup pekatnya asap.

Kondisi tersebut juga menjadi persoalan keselamatan pengguna jalan. Pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, serta menyalakan lampu kendaraan ketika jarak pandang menurun.

Di tengah kondisi tersebut, keluhan masyarakat mulai bermunculan. Warga mengaku mengalami mata perih, mencium bau hangus, hingga merasakan gangguan pernapasan akibat buruknya kualitas udara.

Situasi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Penanganan kabut asap tidak boleh sebatas imbauan kepada masyarakat, tetapi harus dibarengi langkah nyata dan terukur untuk mengendalikan sumber asap serta melindungi masyarakat dari dampaknya.

Pemprov Sumsel bersama seluruh instansi terkait diminta bekerja lebih keras, memperkuat pemantauan titik api, mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta memastikan masyarakat mendapatkan informasi kualitas udara secara terbuka dan berkala.

Keselamatan dan kesehatan warga harus ditempatkan sebagai prioritas utama. Jangan sampai masyarakat terus dipaksa menghirup udara yang tidak sehat sementara penanganan di lapangan berjalan lamban.

Kabut asap bukan sekadar persoalan jarak pandang. Ini menyangkut keselamatan, kesehatan, dan hak masyarakat untuk mendapatkan udara yang layak. Pemerintah Sumsel dituntut hadir dengan tindakan nyata, bukan hanya imbauan.

Reza js

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *