REVITALISASI TK RAFFLESIA KAMPUNG MELAYU BERMANI ULU DIMULAI, KEPSEK DAN PENGAWAS TEKANKAN KUALITAS DAN SESUAI RAB

REVITALISASI TK RAFFLESIA KAMPUNG MELAYU BERMANI ULU DIMULAI, KEPSEK DAN PENGAWAS TEKANKAN KUALITAS DAN SESUAI RAB

Spread the love

BERMANI ULU, MediaTNi-Polri Kabar bahagia datang dari dunia pendidikan usia dini di Kecamatan Bermani Ulu. TK Rafflesia, Desa Kampung Melayu, Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, kini tengah menjalani program revitalisasi satuan pendidikan.

Revitalisasi ini menjadi langkah penting dan strategis untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik, lebih layak, lebih aman, dan lebih nyaman bagi anak-anak usia dini sebagai generasi penerus bangsa.

Gedung yang sebelumnya sudah termakan usia dan mulai kurang nyaman, kini perlahan disulap menjadi bangunan yang lebih segar, kokoh, dan ramah anak.

Kepala TK Rafflesia, Ibu Siti Zainap, menyambut program revitalisasi ini dengan penuh rasa syukur dan harapan besar. Baginya, TK bukan hanya tempat bermain, tapi fondasi pertama pembentukan karakter anak.

Ia berharap, dengan adanya pembangunan revitalisasi tersebut, kualitas sarana dan prasarana gedung sekolah dapat meningkat drastis sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi lebih nyaman, kondusif, dan menyenangkan.

“Dengan adanya pembangunan revitalisasi ini, kami berharap gedung dan sarana belajar di TK Rafflesia menjadi lebih baik sehingga dapat menunjang kegiatan belajar mengajar serta memberikan manfaat bagi anak-anak didik dan masyarakat sekitar,”ujar Siti Zainap dengan penuh harap.

Menurutnya, jika gedungnya bagus, halamannya aman, kelasnya nyaman, maka anak-anak akan lebih betah di sekolah, lebih semangat belajar, dan para guru pun lebih nyaman dalam mengajar.

Ini adalah investasi jangka panjang untuk anak-anak di Desa Kampung Melayu.

Pengawas Rahmad: Wajib Sesuai RAB dan Volume,

Sementara itu, dari sisi teknis pembangunan, pengawas pembangunan, Rahmad, menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pekerjaan.

Ia mengatakan bahwa pelaksanaan pembangunan harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan volume pekerjaan yang direncanakan. Tidak boleh ada pengurangan volume, tidak boleh ada material yang tidak sesuai spesifikasi.

Ia menegaskan bahwa pengawasan merupakan bagian penting dan merupakan tanggung jawab bersama dalam proses pembangunan. Dengan adanya pengawasan yang ketat, pekerjaan diharapkan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan dan perencanaan yang telah ditetapkan.

Rahmad juga menyampaikan pernyataan yang tegas dan terbuka, sebagai bagian dari upaya pengawasan agar pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai aturan dan tidak menyimpang.

“Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan sesuai dengan RAB dan volume yang telah ditentukan. Pengawasan sangat penting agar proses pembangunan terlaksana sebagaimana mestinya. Kami juga berharap semua pihak dapat bekerja sama dalam mengawasi pelaksanaan pembangunan ini,” ungkap Rahmad.

Pernyataan ini menunjukkan transparansi penuh dari pelaksana pembangunan. Tidak ada yang ditutup-tutupi, semua terbuka untuk diawasi.

Harapan Masyarakat: Fasilitas Makin Memadai dan Bermanfaat Jangka Panjang

Dengan adanya revitalisasi TK Rafflesia ini, masyarakat Desa Kampung Melayu berharap fasilitas pendidikan di desa mereka semakin memadai dan setara dengan TK-TK lain di kota.

Pembangunan ini diharapkan tidak hanya mempercantik gedung, tetapi dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan usia dini yang lebih baik, ceria, dan memberikan kenyamanan bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

Seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan peran dan tanggung jawab masing-masing agar proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, sesuai ketentuan, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan dan masyarakat setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *