Arip Rahman Sekwil FWJI Korwil Kuningan Soroti Pembangunan Revitalisasi SDN Maleber, Minta Pengawasan dan Evaluasi dari Dinas Terkait

Arip Rahman Sekwil FWJI Korwil Kuningan Soroti Pembangunan Revitalisasi SDN Maleber, Minta Pengawasan dan Evaluasi dari Dinas Terkait

Spread the love

 


Kuningan – M T P

Pelaksanaan Program Bantuan Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Kuningan menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk kalangan insan pers. Salah satu proyek yang mendapat sorotan adalah pembangunan revitalisasi di SDN Maleber, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan.

Sorotan tersebut disampaikan oleh Arip Rahman, Kepala Biro Kompasone.com Kabupaten Kuningan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Wilayah (Sekwil) Forum Wartawan Jaya Indonesia (FWJI) Kabupaten Kuningan, pada Senin (6/7/2026).

Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Arip Rahman menyampaikan bahwa dirinya mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan pemagaran yang menurutnya perlu mendapat perhatian lebih.

“Anggaran sebesar Rp50 juta bukanlah angka yang kecil. Namun, dari hasil pengamatan saya di lapangan, pekerjaan yang dilakukan tampak hanya mengupas lapisan tembok lama dan menaikkan ketinggian tembok beberapa sentimeter. Menurut saya, jika melihat kondisi pekerjaan tersebut, perlu ada penjelasan mengenai kesesuaiannya dengan anggaran yang dialokasikan,” ujarnya.

Arip juga mengaku telah berupaya menghubungi Kepala SDN Maleber melalui WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait pelaksanaan proyek tersebut. Namun, menurutnya, kepala sekolah sedang berada di luar sekolah sehingga belum dapat memberikan keterangan.

“Saya diarahkan untuk menghubungi pihak yang berada di sekolah. Akan tetapi, saat saya meminta penjelasan, mereka menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan kepala sekolah sehingga mereka tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut,” jelasnya.

Sebagai Sekwil FWJI Kabupaten Kuningan sekaligus Kabiro Kompasone.com, Arip mengajak seluruh insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi kemasyarakatan (ormas), serta masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Revitalisasi Tahun 2026.

“Pengawasan dari berbagai elemen masyarakat sangat penting agar setiap pelaksanaan pembangunan yang menggunakan anggaran negara dapat berjalan sesuai petunjuk teknis (juknis), tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi dunia pendidikan,” tegasnya.

Selain itu, Arip Rahman juga meminta instansi terkait, khususnya Dinas Pendidikan beserta pihak-pihak yang berwenang, untuk turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan revitalisasi di SDN Maleber. Menurutnya, langkah tersebut penting guna memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis, kualitas yang ditetapkan, serta penggunaan anggaran yang dapat dipertanggungjawabkan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *