Mediatnipolri.com
KOTA SERANG — Kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan Srikandi Pro Gerakan Nasional (Pro Gan) wilayah Banten. Dipimpin langsung Ketua Srikandi Pro Gan Banten, May Sugara, rombongan turun ke lapangan menyambangi kediaman Maman, warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Kunjungan tersebut berlangsung di Desa Suka Jaya, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten. Di tempat itu, rombongan menyaksikan secara langsung kondisi kehidupan Maman bersama keluarganya yang jauh dari kata berkecukupan.
Kondisi tersebut menggugah kepedulian rombongan Srikandi Pro Gan. Selain memberikan dukungan moril, mereka juga menyerahkan bantuan kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga Maman.
Namun, bagi May Sugara, aksi sosial tersebut bukan sekadar tentang memberikan bantuan. Kunjungan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada masyarakat yang membutuhkan perhatian nyata, pendampingan, serta kehadiran pemerintah dalam memperjuangkan kehidupan yang lebih layak.
Di sela-sela kunjungan, May Sugara menyampaikan imbauan tegas kepada Pemerintah Kota Serang, khususnya Wali Kota Serang, agar lebih aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk melihat kondisi warga yang membutuhkan bantuan.
“Kami datang ke sini bukan untuk menggantikan tugas pemerintah. Kami hadir karena kepedulian dan karena masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan uluran tangan. Namun, bantuan seperti ini tentu belum cukup untuk menyelesaikan persoalan kemiskinan secara menyeluruh,” ujar May Sugara.
Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penting untuk memastikan program kesejahteraan sosial benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga yang tinggal di pelosok dan selama ini mungkin belum mendapatkan perhatian memadai.
“Harapan saya, Bapak Wali Kota Serang lebih sering turun langsung ke lapangan, masuk ke pelosok permukiman, dan melihat sendiri bagaimana kondisi kehidupan masyarakat. Duduk di kantor memang penting untuk merumuskan kebijakan, tetapi melihat langsung keadaan rakyat akan membantu pemerintah memahami kebutuhan mereka yang sesungguhnya,” tegasnya.
Menurut May, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya mengandalkan laporan administratif. Diperlukan kepekaan, pemantauan langsung, serta langkah konkret agar warga yang hidup dalam keterbatasan dapat memperoleh perhatian dan akses terhadap program bantuan sesuai ketentuan.
Ia juga mengajak Pemerintah Kota Serang untuk memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, memastikan warga yang membutuhkan terdata dengan baik, serta mengevaluasi penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran.
“Jangan sampai ada warga yang hidup dalam kesulitan, tetapi luput dari perhatian. Pemerintah harus hadir, mendengar keluhan masyarakat, dan memastikan mereka mendapatkan hak serta pelayanan yang semestinya,” tambahnya.
May Sugara menegaskan, Srikandi Pro Gan akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen, terutama pemerintah daerah yang memiliki kewenangan dan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kunjungan ke kediaman Maman diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa persoalan kemiskinan bukan hanya angka dalam laporan, melainkan kenyataan hidup yang membutuhkan kepedulian dan tindakan nyata.
Srikandi Pro Gan pun mengajak masyarakat, organisasi sosial, dan pemerintah untuk memperkuat kolaborasi demi mewujudkan kehidupan yang lebih layak bagi warga kurang mampu, khususnya di Kota Serang dan wilayah Banten.
SRIKANDI PRO GAN — Hadir, Peduli, Bertindak.
Reza js
